Gerbong Khusus Wanita

Image credit: Jaka Santana

Gerbong Khusus Wanita

Kalau ada yang bilang wanita itu berbahaya, itu hanyalah dongeng belaka, katanya, yang benar itu Prialah yang berbahaya. Makanya kenapa dibuat gerbong khusus untuk wanita di KRL. Tujuannya untuk menyelamatkan wanita dari keganasan nafsu pria.

Namun belakangan ini ada isu yang menarik perhatian saya. Sebenarnya saya hanya mendengar dari teman-teman saya yang wanita mengenai pengalaman mereka saat berada di gerbong wanita. Cerita pengalaman mereka menjadi seperti cerita horor bagi saya.

Konon katanya gerbong wanita yang semua tempat duduknya sudah terisi, bukan tempat yang nyaman buat ibu hamil, lansia, dan disabilitas. Katanya mereka ini malah baru bisa mendapatkan tempat duduk di gerbong biasa. Katanya kalau di gerbong wanita, tidak ada istilah bangku prioritas, karena wanita sendiri sudah diproritaskan untuk menaiki gerbong khusus wanita.

Buat sebagian wanita, katanya gerbong khusus ini juga bisa menjadi neraka buat mereka yang baru pertama kali naik KRL. Katanya untuk bisa masuk dan keluar dari gerbong khusus wanita yang agak penuh, dibutuhkan usaha yang sangat tinggi, bahkan 2 kali lipat jika dibandingkan dengan gerbong biasa.

Selain neraka bagi wanita yang awam saat di KRL, gerbong khusus ini bisa menjadi neraka pula bagi pria awam yang tidak tau kalau itu gerbong khusus Wanita. Makian, cacian, hingga hinaan akan keluar apabila kedapatan ada pria yang duduk-duduk santai di gerbong khusus ini. Bahkan mungkin akan ada sendal terbang kalau pria tadi malah bengong. Saya yakin yang mentalnya tidak kuat, mungkin akan trauma naik KRL.

Jadi kesimpulannya, yang ganas itu adalah wanita yang berada di gerbong khusus wanita. Kalau menurut analisis saya, gerbong khusus wanita ini sebenarnya dibuat untuk menyelamatkan pria-pria bermental lemah supaya mereka tidak trauma naik KRL.

Perhatian! Harap cerita ini tidak terlalu dianggap serius.

 

Related Posts