Moron Behind The Camera

Video yang berjudul Crop Sensors vs Full Frame milik Zack Arias ini, rilis pada tanggal 28 Juli 2014.

Saya kurang ingat, apakah dulu itu masih terlampau newbie (sekelas di bawah amatir), atau sudah cukup dewasa untuk menerima konten video yang bergizi ini. Yang pasti setelah pertama kali menontonnya, saya kemudian menonton berulang-ulang video ini sampai tadi malam, karena kontennya sangat mengena buat saya.

Berawal dari keresahan si Zack Arias dengan kondisi lingkungan dia dan lingkungan Internet, yang selalu saja terjadi perdebatan antara crop sensor (aps-c ke bawah) dan full frame (35mm). Selalu terjadi adu argumentasi full frame lebih baik dibandingkan aps-c. Tentu saja saya sependapat dengan argumen tersebut, kalau ngebandingin Canon 5D dengan Nikon D3000.

Argumentasi soal kualitas itu relevan kalau yang dibandingin adalah fitur kameranya. Saya mungkin bakal bisa mendapatkan momen lebih baik menggunakan Canon 5D, karena fiturnya, bukan karena full framenya. Full frame hanyalah gimmick.

Masalah buat fans full frame garis keras adalah, saat ini kompetitor Canon dan Nikon udah engga terjebak dengan gimmick kamera musti full frame. Bahkan karena kamera-kamera kompetitor ini lebih ringan dan mungil, banyak fotografer yang berpindah menolak kebiasaan lama (seperti iklan Top Coffee).

Itulah kurang lebih isi video Zack Arias ini dalam bahasa saya. Selebihnya bisa ditonton saja, engga perlu via youtubenya, langsung play aja. Biar engga ditracking google.

 

Related Posts